Gunakan Ban Lebih Besar, Sadar Konsekuensinya

Jakarta, KompasOtomotif – Menggunakan ukuran ban lebih besar, memang membuat tampilan sepeda motor menjadi lebih kekar, ini lumrah di dunia modifikasi. Namun, jika kendaraan digunakan sehari-hari, lantas apa efeknya?

Terkait dengan kebiasaan ini, M Abidin, GM After Sales & Motorsport Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) dan Sriyono Sriyono, Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) coba mengutarakan pandangannya kepada KompasOtomotif.

Dari pendapat keduanya, terangkum tujuh konsekuensi yang harus ditanggung pemilik sepeda motor, dengan ukuran ban lebih besar dari standar. Efek ini tentu akan terasa jika tunggangan digunakan setiap hari.

1. Bisa menyebabkan keausan ban tidak merata. “Penggunaan velg standard dengan ban lebih besar, akan merubah profil ban dan menyebabkan keausan ban tidak rata,” ujar Abidin, Kamis (22/9/2016).

2. Kerja mesin mtnjadi lebih berat, jika dibanding dengan ukuran standar. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kopling cepat aus.

3. Konsumsi bahan bakar lebih boros, salah satunya karena beban yang bertambah berat.

4. Mempengaruhi handling dan manuver berkendara. “Ini disebabkan karena bidang sentuh ke jalan semakin besar, jadi agak berat berakselerasi. Walaupun ada sedikit keuntungan lebih stabil,” ucap Sriyono.

5. Kecepatan maksimum tidak akan tercapai, karena perubahan pada ban menjadi lebih berat.

6. Usia penggunaan rantai atau belt lebih cepat aus.

7. Sepeda motor menjadi tidak aman ketika ditopang oleh side stand (standar samping), terlalu miring dan berpotensi jatuh.

Sumber:

http://otomotif.kompas.com/read/2016/09/23/084200415/gunakan.ban.lebih.besar.sadar.konsekuensinya

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *